20 Dosen Sekretari Lulus Uji Kompetensi Service Excellent

3

Tangsel. Dalam rangka meningkatkan kompetensi, prodi D-III Sekretari menggelar uji kompetensi pelayan prima (service excellent) kepada dosen-dosen Universitas Pamulang (UNPAM) pada hari Senin (25/10/2018) di gedung 2 viktor lantai 6 Jalan Raya Puspitek No.46, Buaran, Serpong. Kegiatan ini dipandu oleh Inez Mutiara Tedjosumirat, Sekjen Asosiasi Master Asesor Indonesia beserta rekan-rekannya. Dosen yang lulus uji kompetensi merupakan langkah awal untuk menjadi Asesor Kompetensi Berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Acara ini juga dihadiri oleh Rektor UNPAM, Dr. H. Dayat Hidayat, M.M, dan Kaprodi Program studi D-III Sekretari, Dr. Dewi Anggraeni, M.H dan 20 dosen Sekretari sebagai peserta uji kompetensi.

2

Acara pertama diawali oleh sambutan Rektor UNPAM sekaligus membuka acara. “UNPAM merupakan universitas yang besar, tidak hanya sarana dan prasarana, tetapi juga mempunyai jumlah mahasiswa yang begitu banyak” ujar Dayat. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan mampu bersaing di era ini, UNPAM berusaha terus memperbaiki tidak hanya kuantiti tapi juga kualitas. “Kami dan seluruh civitas akademik akan terus meningkatkan kualitas, contohnya seperti mengadakan kegiatan, event, pelatihan agar SDM UNPAM terus lebih baik lagi” jelas rektor ditengah sambutannya.

Begitu juga harapan dari Kaprodi D-III Sekretari, dalam sambutanya  mengatakan, tujuan kegiatan ini agar dosen prodi Sekretari semakin berkualitas dan lebih baik. “Ini merupakan langkah kami, agar dosen-dosen AP bisa menjadi asesor yang berlisensi dan mempunyai sertifikat yang akan dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)” ungkap Dewi. Lanjutnya, para dosen yang mengikuti uji kompetensi akan menjadi asesor yang akan menguji para mahasiswa. “Dosen yang sudah mengikuti uji kompetensi akan bisa menguji seluruh mahasiswa Sekretari, sehingga mahasiswa yang lulus akan memperoleh sertifikat profesi” terangnya saat memberikan sambutan ditengah para dosen.

4

Hal yang senada juga disampaikan oleh Inez Mutiara Tedjosumirat, penguji dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mengatakan, uji tehnis kompetensi merupakan langkah untuk menjadi asesor.” Dari 20 dosen yang mengikuti uji kompetensi pelayanan prima ini, akan mengikuti rangkaian kegiatan yang sudah disiapkan, diantaranya pengisian form dan kelengkapan data sebagai persyaratan, kemudian tes tulis dan terakhir adalah tes lisan dengan melakukan praktik atau demonstrasi” jelas Inez saat menerangkan kepada peserta uji kompetensi. Untuk mencapai kualifikasi kompetensi pada skema klaster maka para peserta harus menunjukkan kemampuannya. “Kami akan menguji dalam setiap tes harus ada elemen kompetensi yaitu keterampilan dasar komunikasi, kerjasama kolega dan pelanggan sesuai standar kerja, memberikan layanan kepada pelanggan,  mengelola langganan pelanggan berkualitas, komunikasi lisan dalam bahasa Inggris, pelayanan untuk memberikan kepuasaan memenuhi kebutuhan pelanggan dan etika profesi dalam melakukan pelayanan prima” terang Inez.

5

Diakhir acara, sambutan ditutup oleh dosen senior Ratna Suminar, MM. Beliau mengatakan, agar dosen bisa mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat. “Bapak ibu dosen harus terus belajar, jangan berhenti mengikuti kegiatan sampai disini saja, tapi terus kita tingkatkan kompetensi kita dengan mengikuti kegiatan-kegiatan lainnya. Sarana dan prasarana UNPAM  sudah memadai dan bagus, maka harus disertai SDM yang bagus pula, maka output-nya akan bagus. Terus belajar menggunakan bahasa Inggris, latihan percakapan sederhana, banyak mendengar supaya tahu bagaimana harus mengucapkannya dan latihan menulis kata-kata bahasa Inggris agar terbiasa” ungkap Ratna penuh dengan keceriaan dan optimisme. (Deni)