Peningkatan Kinerja Dosen Melalui Workshop Jurnal Ilmiah

1

sekretari.unpam.ac.id. Tangsel- Peningkatan sumber daya manusia dan kinerja dosen Prodi D-III Administrasi Perkantoran terus ditingkatkan. Salah satu yang dilakukan oleh prodi adalah mengadakan workshop dengan tema “Bimbingan Teknis Akreditasi Jurnal Ilmiah” sebagai narasumber yaitu Dr. Teuku Tajuddin dari Balai Bioteknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang dilaksanakan pada hari Rabu (03/07) lantai 6 ruang 661 kampus II gedung viktor jalan raya puspitek No.46, buaran, serpong. Tujuan diadakannya workshop untuk meningkatkan pengetahuan seputar jurnal ilmiah agar dosen bisa membuat jurnal ilmiah untuk mendapat kredit point serta menyebarluaskannya hingga diterbitkannya di jurnal nasional terakreditasi dikti.

2

Dr. Dewi Angraeni, S.H., M.H, selaku ketua program studi D-III Administrasi Perkantoran menjelaskan, bahwa ini merupakan upaya agar dosen bisa meningkatkan Tri Dharma dan kinerja. “Prodi berharap, kegiatan ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan agar dosen bisa meningkatkan kinerjanya,” terang Dewi. Membuat jurnal ilmiah merupakan bagian untuk meningkatkan kinerja dosen dan menambah nilai tambah untuk dosen dan prodi. “Harapan saya, dosen bisa membuat jurnal ilmiah, apalagi jika bisa tembus ke jurnal nasional terakreditasi. Universitas Pamulang (UNPAM) perlu pengembangan seperti ini, dengan berorientasi pada karya ilmiah UNPAM akan menjadi perguruan tinggi peringkat 40 besar,” ungkap Dewi.

Dewi menambahkan, dosen sebagai ilmuwan mempunyai tugas untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah serta menyebarluaskan baik secara nasional maupun international. “Dengan membuat jurnal ilmiah, dosen bisa menyebarluaskan hasil pokok pikiran yang membahas suatu pokok bahasan ilmiah di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan menuangkan gagasan tertentu, melalui identifkasi, tinjauan pustaka, metodologi, sintesis, deskripsi analisis dan evaluasi,” jelas Dewi.

3

Lanjut Dewi, dengan membuat jurnal berkala ilmiah sebagai media komunikasi ilmiah berkala untuk menyebarkanluaskan perkembangan ilmu pengetahuan.”Kami berharap, jurnal yang kami buat bisa diterbitkan secara resmi dengan ISSN dan disebarluaskan,” terangnya. “Jurnal yang diakui dan disetarakan sebagai jurnal nasional terakreditasi, yaitu jurnal nasional terindeks di science and technology indeks (SINTA) atau akreditasi jurnal nasional (ARJUNA) yang telah memenuhi standar tata kelola jurnal nasional terakreditasi Dikti,” jelas Dewi.

Teuku Tajuddin ditengah workshop juga menjelaskan, untuk menulis jurnal ilmiah beliau memberikan tips. “Kiat-kiat untuk menulis jurnal ilmiah, cara yang mudah adalah mendapatkan data yang up to date, yang mutakhir, yang tajam pembahasannya, kekinian. InsyaAllah, jurnal kita akan masuk ke jurnal nasional terakreditasi,” terang Teuku. Beliau juga menambahkan, untuk menulis jurnal ilmiah harus dilihat secara keseluruhan. “Langkah pertama, tentukkan dulu bahannya (data primer, data sekunder) dan metodenya, kemudian kita sudah memperkirakan hasil dan bagaimana pembahasannya, setelah itu buat kesimpulannya, kemudian pendahuluannya, daftar pustaka, abstrak dan terakhir judulnya,” ungkap Teuku. (deni)

4