Unpam Menggelar Seminar International Bersama Malaysia Dan Filipina

2

Pamulang. Senin, (9/9) Universitas pamulang mengadakan seminar Internasional bertema ” The 4th International Conference On Research In TVET Studies (ICOR-TVET) 2019“. Seminar ini merupakan bentuk kerjasama dan mengembangkan serta peningkatan SDM, di lantai 8 Auditorium kampus Pamulang Viktor.

2

Ketua LLDikti Wilayah IV, Prof. Uman Suherman memberikan apresiasi yang hangat atas seminar Internasional yang digelar Unpam. “kolaborasi riset ini diharapkan bisa melahirkan kualitas SDM Indonesia yang unggul dan mampu menghasilkan inovasi di masyarakat,” ujar Uman.

Rektor Unpam Dayat Hidayat juga menyampaikan pihaknya secara rutin menggelar agenda seminar. Seminar internasional ini merupakan ke-2 yang diselenggarakan Unpam. Unpam dikenal sebagai Universitas berbiaya murah bukan berarti tertinggal dengan ilmu-ilmu terbaru. “Kita ingin menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi. Sejak awal seleksi dilakukan tes akademik, karakter dan bahkan juga narkoba untuk menjaga kualitas.” jelas Dayat. “Tidak hanya sebatas sains dan teknologi Industri 4.0, namun juga perlu diimbangkan dengan ilmu-ilmu sosial, ilmu akhlak dan juga ilmu agama.” ujar Dayat mengingatkan.

1

Perwakilan Kementerian Pendidikan Malaysia juga memberikan apresiasi positif atas penyelenggaran seminar Internasional tersebut. Seperti Direktur Politeknik Sultan Salahuddin Malaysia, Mohammad Naim, menjelaskan agar program ini menjadi sarana untuk meningkatkan kerjasama.”Program ini menjadi sarana bagi kedua negara dalam bertukar informasi dan pengetahuan. Serta akan mendorong mahasiswa mendorong kerja sama riset yang berdampak bagi masyarakat,” terangnya.

3

Bicara mengenai ilmu akhlak juga mendapat penguatan dari Ramhari Lamichhane, Direktur Colombo Plan Staff Collage, Filipina. Ia menyampaikan mahasiswa yang berakhlak menjadi salah satu kunci keberhasilan lulusan saat masuk dunia kerja. “Faktor 3 H yaitu Head (pengetahuan), Hand (keterampilan) dan Heart (karakter) menjadi kunci sukses seseorang di dunia kerja. Cerdas saja tidak cukup bila tidak memiliki akhlak  yang baik,” ujar Ramhari.

Penulis : Tiara Resya Fahlevi (Mahasiswa Sekretari)