Prodi Sekretari Gelar Rapat Persiapan Semester Ganjil

Capture 2

Program Studi D-III Sekretari/Administrasi Perkantoran menggelar rapat bersama dosen dan kaprodi terkait jadwal mengajar, jabatan dosen ke lektor, laporan kinerja program studi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada Kamis (6/8/2020). Rapat dipimpin langsung oleh Kaprodi Sugiyarto melalui daring aplikasi zoom. Hal ini dilakukan untuk menghidari penularan Covid-19 yang masih tinggi. Jadi, selama pandemi kegiatan dialihkan secara daring.

Dalam rapat, Sugi menyampaikan terkait pengajuang jafung ke lektor. “Jabatan lektor dihitung pada standar 9. Prodi dan fakultas akan mendorong bagi dosen yang sudah mengajar dua tahun, inpassing sudah keluar, maka diusahakan untuk bisa jenjang lektor. Siapkan modul yang ber-ISBN, jurnal terindeks di sinta, mengikuti PKM, seminar, penelitian dan penulisan ilmiah di media massa. Semua disiapkan, sebab saat ini kita akan fokus mengarahkan ke jenjang lektor, ” ungkapnya.

Sugi melanjutkan, ada hal-hal lain yang juga perlu disiapkan. “ Setiap kegiatan harus  ada surat tugas. Misalnya kegiatan seminar baik online atau offline harus ada surat tugasnya. Jika 10 ikut seminar maka harus ada 10 surat tugas. Dosen juga bisa diberikan kesempatan untuk ada bimbingan dari prodi lain supaya dosen dan mahasiswa bisa menulis sama-sama dan bisa dipublish,” terang.

Adapun terkait jurnal prodi, Edi Junaedi menyampaikan perihal persyaratan jurnal. “Jurnal prodi belum terakreditasi, ada syarat yang perlu dipenuhi. Diperlukan konsultasi ke ibu Silviana. Dalam penulisan jurnal juga ada persyaratannya, baik dari tehnik menulis dan templatenya,” ujarnya.

Terkait penelitian, Sugi mengarahkan untuk mempersiapkan judul penelitian. “Dosen sudah mencari tema-tema penelitian dan partnernya pada semester ganjil. Judul bisa dikoneksikan dengan mata kuliah yang diampu. Pada pertemuan ke berapa dan temanya apa. Bagi dosen yang sudah mendapat hibah dikti untuk bisa koordinasi dengan LPPM. Seminar internal yang sudah di selesai bisa mengikuti seminar nasional yang diselenggarakan oleh LPPM,” jelas Sugi.

Begitu juga terkait PKM, agar disiapkan jurnal PKM. Kita sedang mengusahakan jurnal khusus sekretari. Jurnal PKM mengikuti sesauai format dan templatenya serta kaidah penulisannya. Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berkaitan dengan PKM yang sudah terjalin dengan lembaga atau univerisitas lainnya harus ada bukti dan impelemtasinaya. Diusahakan lebih banyak implementasinya, misalnya tempat PKM bisa dijadikan tempat kita meneliti, tutup Sugi. (deni)