Mahasiswa Sekretari mengikuti khataman Qur’an

img-20171208-wa0053

Kegiatan Khataman Qur’an dan kuliah umum dari Menristekdikti (Kementerian riset teknologi dan Pendidikan tinggi) yang diselenggarakan oleh forum dosen agama Islam (Fordais) Universitas Pamulang bekerjasama dengan Nusantara Mengaji pada hari Jum’at, 8 Desember 2017 di Auditorium kampus III Viktor Univeristas Pamulang berlangsung khidmat dan lancar.

1 Sebanyak 1.500 mahasiswa unpam yang tergabung dalam 50 grup khataman Qur’an menghadiri acara tersebut. Menariknya, seluruh mahasiswa dari berbagai propinsi di Indonesia dapat terwakili dari Sabang sampai Merauke. Dosen,  jajaran rektorat dan keluarga besar Yayasan Sasmita Group ikut serta dalam acara ini.
img-20171208-wa0051-1 Tidak hanya itu, dewan penasehat Nusantara Mengaji, KH. Dr. Ahsin Sakho Muhammad juga hadir beserta Bapak Menristekdikti Prof.  Muhammad Nasir dan penggagas Nusantara Mengaji, DR. Muhaimin Iskandar, M.Si. Karena banyaknya mahasiwa yang juga ingin ikut serta,  hingga peserta membludak memadati audiotorium  sampai 5000 mahasiswa.

Sebelum dimulai, pembacaan surat yasin, dan surat-surat pendek dibacakan secara serentak oleh mahasiswa dan ditutup doa khotmil Qur’an oleh Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad. Gemuruh pembacaan Al‐Qur’an terasa menggetarkan jiwa.
20171208_082658

Disela acara, orasi ilmiah disampaikan oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Min, selaku penggagas Nusantara Mengaji memberi pesan, agar persatuan umat Islam di Indonesia selalu terjaga. “Dengan program Nusantara Mengaji, kita buktikan umat Islam di Indonesia mampu bersatu mempertahankan NKRI ditengah isu-isu yang menerpa, dan inilah tujuan nusantara mengaji,  agar kelak kalian menjadi seorang pemimpin dunia yang damai, yang mempunyai mental dan spiritual”, jelasnya penuh semangat.

Begitu juga dengan Menristekdikti, beliau mengatakan, pembentukan karakter mahasiswa melalui kegiatan ini sangat baik dan perlu. “Karakter mahasiswa dengan pendekatan spiritual sangat penting, seperti kegiatan khataman Qur’an ini. Harus digalakkan terus oleh setiap kampus,  ditengah persaingan globalisasi, ” papar Menristekdikti,  Muhammad Nasir saat memberikan kuliah umum ditengah para mahasiswa dan dosen.
img-20171208-wa0053 Beliau menambahkan, kehadiran UNPAM bisa memberikan solusi bagi pendidikan di Indonesia. “Pendidikan tidak identik dengan biaya mahal, gedung UNPAM yang megah ini, tidak memberatkan mahasiswanya untuk tetap melanjutkan ke perguruan tinggi, tanpa harus membayar uang gedung”, tambahnya.

Ketua forum dosen agama Islam UNPAM (Fordais), Sofyan Hadi Musa, MA mengatakan bahwa,  kegiatan ini berkat kerjasama seluruh pihak. “Semua Dosen agama sudah berbuat maksimal dalam bekerja, mulai menyiapkan acara, mencari mahasiwa agar terlibat hingga mencapai 50 group khataman. Alhamdulilah, dengan izin Allah kita semua bisa ikut menghadiri khataman Qur’an dan diberi kemudahan’, tutur  Qori international itu.

img-20171208-wa0055 Selaku ketua prodi D‐III Sekretari UNPAM,  Dr. Rr. Dewi Anggraeni ikut hadir mendukung acara tersebut. “Kegiatan yang luar biasa, melibatkan 1500 mahasiswa membaca Al‐Qur’an hingga khatam, diikuti 5000 mahasiswa yang menghadiri kegiatan ini, merupakan prestasi untuk UNPAM. Mahasiswa sekretari juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mungkin, ini jumlah terbesar dengan jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan nusantara mengaji”, jelasnya.

Selain kegiatan khataman, orasi ilmiah, dan kuliah umum. Penampilan mahasiswa UNPAM amat memukau dalam membawakan lagu dan tarian budaya Indonesia. Mahasiwa difabel juga turut hadir dan ikut andil dalam acara ini. Salah satu mahasiswa difabel ditugasi membaca saritilawah Al‐Qur’an dengan menggunakan bahasa Inggris yang amat fasih. Setelah selesai acara, dilanjutkan dengan sholat jum’at bersama. Ini kali pertama Prof.  Muhammad Nasir menjadi khatib di kampus UNPAM. Patut kami syukuri. (Deni Darmawan)

img-20171208-wa0012